Teach Tekno - Untuk apa internet cepat? itulah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh kaum awam. Internet cepat bukan sekedar cepat, internet cepat dapat lebih mempelancar aktivitas yang berhubungan dengan internet. Coba bayangkan pengguna menonton video di situs youtube jika internet pribadi di rumah memiliki kecepatan 20 Mbps, yang pasti tidak akan mengalami buffering atau tidak ada proses loading.
Pada umummnya, internet yang serba cepat dapat sangat bermanfaat selebih lagi ada sebuah megaproyek pemerintah untuk membangun sebuah ISP yang memancarkan jaringan 4G keseluruh wilayah dan jasa internet tersebut dapat diakses secara gratis. Maka produktivitas pasti juga akan meningkat.
Baru-baru ini telah ditemukan jaringan 5G dan memiliki kelebihan diantaranya lebih cepat 6000x dari 4G yaitu sekitar 1 Tbps. Kecepatan internet dengan HDD Space saja lebih cepat internet tersebut. Tetapi, jaringan 5G tersebut belum digunakan secara umum atau publik karena masih tahap pengujian.
Berikut 10 Negara Dengan Koneksi Internet Tercepat menurut Akamai Technologies dalam laporan State of the Internet untuk edisi kuartal IV tahun 2014:
![]() |
| kuartal IV 2014 |
Tidak ada pergantian di urutan 1,2 dan 3. Urutan koneksi tercepat masih diduduki oleh korea selatan, hongkong dan jepang. Menurut Akamai Technologies, kecepatan internet dengan rata-rata 4 Mbps dapat dikategorikan sebagai akses internet broadband.
Rata-rata kecepatan koneksi internet di Korea Selatan tercatat mencapai 22,2 Mbps, menurun sekitar 12 persen dari kuartal III tahun 2014. Akan tetapi, angka tersebut memperlihatkan peningkatan 1,6 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, kecepatan koneksi internet di Hongkong berhasil meningkat cukup signifikan dari kuartal sebelumnya. Mendapatkan kenaikan sekitar 3,4 persen, kecepatan rata-rata internet di Hongkong kini sudah mulai mengejar Korea Selatan dengan angka 16,8 Mbps.
Jepang juga mengalami peningkatan, meski hanya 1 persen. Akamai mencatat, kecepatan internet di Negara Sakura sudah mencapai 15,2 Mbps. Secara umum, daftar 10 negara dengan internet terkencang dari Akamai masih didominasi oleh para "pelanggan" lama.
Di samping Korea Selatan, Hongkong, dan Jepang, negara-negara lain yang termasuk dalam daftar ini adalah Swiss, Belanda, Swedia, Latvia, Irlandia, Ceko, dan Finlandia.Singapura harus keluar dari daftar 10 besar dunia dengan menduduki posisi 12 dunia. Kecepatan internet di negara itu mencapai 11,7 Mbps, turun 4,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kecepatan internet di Indonesia sendiri rata-ratanya adalah 1,9 Mbps jika dibulatkan menjadi 2 Mbps. Kecepatan internet tersebut menurut data selama kuartal IV tahun 2014 silam. Sebelumnya pada kuartal III tahun 2014, kecepatan rata-rata indonesia mencapai 3,7 Mbps. Data tersebut menunjukkan penurunan drastis sebanyak 50%.
Rata-rata kecepatan koneksi internet di Korea Selatan tercatat mencapai 22,2 Mbps, menurun sekitar 12 persen dari kuartal III tahun 2014. Akan tetapi, angka tersebut memperlihatkan peningkatan 1,6 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, kecepatan koneksi internet di Hongkong berhasil meningkat cukup signifikan dari kuartal sebelumnya. Mendapatkan kenaikan sekitar 3,4 persen, kecepatan rata-rata internet di Hongkong kini sudah mulai mengejar Korea Selatan dengan angka 16,8 Mbps.
Jepang juga mengalami peningkatan, meski hanya 1 persen. Akamai mencatat, kecepatan internet di Negara Sakura sudah mencapai 15,2 Mbps. Secara umum, daftar 10 negara dengan internet terkencang dari Akamai masih didominasi oleh para "pelanggan" lama.
Di samping Korea Selatan, Hongkong, dan Jepang, negara-negara lain yang termasuk dalam daftar ini adalah Swiss, Belanda, Swedia, Latvia, Irlandia, Ceko, dan Finlandia.Singapura harus keluar dari daftar 10 besar dunia dengan menduduki posisi 12 dunia. Kecepatan internet di negara itu mencapai 11,7 Mbps, turun 4,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kecepatan internet di Indonesia sendiri rata-ratanya adalah 1,9 Mbps jika dibulatkan menjadi 2 Mbps. Kecepatan internet tersebut menurut data selama kuartal IV tahun 2014 silam. Sebelumnya pada kuartal III tahun 2014, kecepatan rata-rata indonesia mencapai 3,7 Mbps. Data tersebut menunjukkan penurunan drastis sebanyak 50%.
Indonesia yang sebelumnya menduduki urutan ke-77 koneksi internet tercepat, karena penurunan drastis tersebut indonesia menjadi urutan ke-122 peringkat dunia.










